Sabtu, 02 November 2019


*AKU ANAK PULAU*


AKU adalah anak pulau. Tepatnya di pulau terpucuk di Madura. Namanya pulau Giligenting, salah satu Kecamatan Kabupaten Sumenep.

Betapa tidak disebut kecil, kawan. Giligenting ini hanya terdapat empat Desa saja. Saya sebutkan: yaitu Desa Beringsang, Desa Gedungan, dan Desa Galis, dan terakhir yakni Desa Aengnganyar, termasuk salah satu penduduknya adalah aku.

Aku mengakui, aku bersyukur hingga saat ini karena bisa mengenyam pendidikan yang baik. Itu bila melihat masyarakat di pulauku itu hingga kini tingkat kesadaran pendidikannya masih begitu rendah.

Saya contohkan misalkan, angkatan SMAku saja, dari puluhan anak, yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi hanya ada beberapa. Problemnya bukan soal ekonomi, karena boleh dibilang, masyarakat di pulauku nyaris tidak ada yang mengenal kata miskin. Akan tetapi sejahtera nan makmur.

Bagi teman-teman perempuanku, mensedtnya, meskipun nanti mereka pendidikannya setinggi langit, alakhir hanya berlabuh di dapur, sumur dan kasur saja. Tetapi bagi kawan laki-lakiku mengangap, sekolah tinggi bagi mereka tidak menjamin menjadi "kaya". Paling kata mereka hanya menghabiskan uang orang tua saja.

Tentu itu sebagian saja, ada sebagian ko, yang pemikirannya sudah jauh maju. Menggap pendidikan adalah sangat penting. Dan tidak sedikit dari mereka yang berhasil dan sukses.

Kebanyakan dari penduduk giligenting adalah merantau ke ibu kota untuk mencari nafkah di sana. Membuka warung sembako. Biasanya mereka pulang satu tahun sekali pada bulan puasa sampai bulan Syawal. Lalu akan kembali lagi ke perantauannya. Seterusnya begitu.

Bahkan ada yang tidak pulang sama sekali, mungkin mereka sudah lupa jalan pulang. hehe. Atau tidak pulang karena sudah kaya raya.

Bagi orang tua yang merantau, mereka akan menitipkan anak-anak nya di kampung bersama nenek dan kakeknya yang renta. Bisa di bilang, mereka hanya memproduksi anak saja. Tapi tidak mau mengurus nya dan di tinggal di kampung.

Aku masih bersyukur, nasibku tidak sama seperti mereka, aku dilahirkan dan dibesarkan bersama kedua orang tua dan saudara-saudaraku. Dan mensedt tentang pendidikan adalah nomer satu.

11 komentar:

  1. Jadi dapat saya simpulkan bahwa sebagian besar orang di gilih genting ini, memilih kaya dari pada cerdas. Bukan kah begutu kak? Hehe

    BalasHapus
  2. Sangat takjub sekali tentu bagi orang2 yang belum mengenal pulau ini, pertama mungkin karena keindahan alamnya yang tuhan berikan terhadap makhluk2 yg da di sana, yang kedua adalah faktor pendidikan yang masih menjadi suatu problematika dalam kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu saya sangat antusias sekali jika ada anak giligenting sendiri bisa membawa dan mengharumkan nama giligenting di puncak akademika.

    BalasHapus
  3. Alhamdulilah untuk jalan arah pulang masih ingat kok ke

    BalasHapus
  4. Kakak anak pulau.aku anak indonesia😁.semangat kakak

    BalasHapus
  5. Intinya Bersyukur dengan apa yg kita memiliki.😊

    BalasHapus