Kamis, 02 Januari 2020

SUMENEP RAMAH TAMAH

indtimes.com

Diantara empat kabupaten di Madura, Sumenep lah yang terkenal dengan keramah tamahannya entah itu dari segi bahasa maupun perilaku. Hal itu tidak lepas dari budaya-budaya Keraton.
 
Dulu, Sumenep adalah pusat kerajaan, sebelum sistem pemerintahannya berganti nama menjadi Bupati pada era panjajahan kolonial, tepatnya pada masa-masa runtuhnya kerajaan Singasari dan mulai berdiri nya pemerintahan kerajaan Majapahit .

Dalam sejarahnya, pada masa itu, Raja pertamanya adalah Arya wiraraja, yang menurut sejarah dulunya Arya wiraraja adalah seorang ahli ilmu penasehat / pengatur stategi dan dengan keahliannya itu Arya wiraraja berhasil membantu berdiri nya kerajaan Majapahit bersama dengan Raden Wijaya dan menghancurkan tentara cina / tartar serta mengusirnya dari tanah Jawa.

Sekitar tanggal 31 Oktober 1262 M, Arya wiraraja di lantik oleh Raja Kartanegara penguasa kerajaan Singasari pada saat itu menjadi Adipati pertama Sumenep dan di jadikan rujukan bagi penetapan hari jadi kabupaten Sumenep, yang sampai sekarang masi di peringati setiap tgl 31 Oktober setiap tahun.
         
Tidak heran lagi kalau Sumenep terkenal dengan keramah tamahannya, di banding kabupaten lainnya. Karena sudah tertanam dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Sumenep kebudayaan keraton.
     
Bahkan, di Sumenep dikenal dengan sebutan solonya madura, dikarenakan hingga saat ini bahasa halus di sumenep masi terpelihara karena di selamatkan oleh pesantren.

Di pesantren, dalam pengajian-pengajian kitab serta pergaulan sehari-hari masi di terapkan bahasa Madura dalam semua tingkatan, termasuk yang paling halus masi di gunakan.

7 komentar: